Jumat, 14 September 2012

Penggunaan bahan kimia Pestisida


Kimia. Sebagian besar orang berpikir bahwa kimia itu bahan berbahaya, beracun dan sebagainya. Bahan kimia yang satu ini contohnya, Pestisida. Pestisida biasanya di temukan atau digunakan di bidang pertanian misalnya padi, sayuran ,umbi-umbian dll. Mungkin terkesan berbahaya kalau bahan makanan kita sehari-hari itu si semprot dengan pestisida dalam perawatan tanaman tersebut. Namun, tidak demikian kenyataanya. Pestisida akan hilang dari bahan makanan apabila dalam proses pencucian bahan makanan tersebut dilakukan dengan benar dan benar-benar bersih. Dalam perkembanganya pestisida digunakan untuk membasmi hama pada tumbuhan. Padi mislanya, para petani biasanya menyemprotkan pestisida pada tanamanya di musim-musim tertentu. Musuh para petaani umumnya yaitu hama wereng, belalang, ulat dan lain sebagainya. Para petani menyemprotkan pestisida untuk mencegah tanamanya terserang hama sehingga kualitas padinya menjadi baik.
     Dibalik semua manfaat baik bagi petani. Pestisida juga dapat membunuh biota-biota air yang hidup di sekitar sawah. Selain itu pestisida mengurangi kualitas air di sawah , akibatnya keseimbangan Ekosistem di sawah menjadi tak seimbang.
     Tidak semua bahan kimia itu berbahaya. Banyak bahan kimia yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, namun kita tentunya harus bisa menggunakanya secara bijak agar kelestarian lingkungan tetap terjaga.


sumber:http://industri12adepriyono.blogspot.com/

Kelahiran Mekanika Kuantum


Fisikawan asal Perancis Louis victor De Broglie (1892-1987) berasumsi, yakni materi juga berperilaku seperti gelombang. Berawal dari persamaan Einstein, E = cp dengan p adalah momentum foton, c kecepatan cahaya dan E adalah energi, ia mendapatkan hubungan:

E = hν =ν = c/λ atau hc/ λ = E, maka h/ λ= p
De broglie meanganggap setiap partikel dengan momentum P=mv disertai dengangelombang (gelombang materi) dengan panjang gelombang λ didefinisikandalam persamaan diatas. Fisikawan Austria Erwin  Schrödinger pada tahun (1887) mengusulkan ide bahwa persamaan De broglie dapat diterapkan bukan hanya untuk gerakan bebas partikel, tetapi juga gerakan yang terikat seperti elektron dalam atom. Ia merumuskan sistem mekanika gelombang. Dan pada saat yang sama Heisenberg mengembangkan sistem mekanika matriks. Nah dari kedua sistem tersebut kemudian disatukan dalam mekanika kuantum.


http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_dasar/struktur_atom1/kelahiran-mekanika-kuantum/

Dasar-Dasar Teori Kuantum Klasik


a.       Spektrum atom
Bila kita memanaskan logam atau senyawa maka akan muncul warna khas logam yang biasanya berwarna kekuningan. Bila warna di pisahkan dengan prisma, beberapa garis spektra garis kontinyu akan muncul.karena panjang gelombang cahaya khas bagi atom, spektrum ini disebut dengan spektrum atom.

b.      Teori Bohr
  Seorang fisikawan asal Jerman Max Karl Ludwig Planck pada tahun (1858) ia menganalkan  hipotesis baru yang di sebut dengan hipotesis kuantum (1900). Dan pada tahun (1885) Niels Hendrik David Bohr seprang fisikawan asal Denmark berusaha mengkombinasikan hipotesis kiantum Planck dengan fisika klasik untuk menjelaskan sepektra atom yang kontinyu. Bohr membuat beberapa asumsi diantaranya seperti di bawah ini:
·          Elektron dalam atom diizinkan pada keadaan stasioner tertentu. Setiap keadaan stasioner berkaitan dengan energi tertentu.
·          Tidak ada energi yang dipancarkan bila elektron berada dalam keadaan stasioner ini. Bila elektron berpindah dari keadaan stasioner berenergi tinggi ke keadaan stasioner berenergi lebih rendah, akan terjadi pemancaran energi. Jumlah energinya, h ν, sama dengan perbedaan energi antara kedua keadaan stasioner tersebut.
·          Dalam keadaan stasioner manapun, elektron bergerak dalam orbit sirkular sekitar inti.
·          Elektron diizinkan bergerak dengan suatu momentum sudut yang merupakan kelipatan bilangan bulat h/2π, yakni  ( mvr = n(h/2π), n = 1, 2, 3,. …

Model Atom


a.       Ukuran atom
Thomson berpendapat bahwa atom adalah bola bermuatan postif dan elektron-elektron kecil yang bermuatan negatif yang tersebar di bola tersebut. Layaknya bolu kismis, diman kismisnya seolah elektron dan bolunya adalah atom.

b.      Penemuan inti atom
Pada tahun (1871-1937) fisikawan asal Inggris Ernest Rutherford melakukan percobaan dengan menembaki lempengan tipis dari logam dengan berkas pararel. Hasilnya menarik, sebagian besar partikel menembus lempeng tersebut dan ada yang terpental balik. Sangat aneh sebagian ada yang terpental balik. Menurut ide Rutherford, muatan positif atom terpusat di bagian pusat, sementara muatan negatifnya terdispersidi di seluruh ruang atom. Parikel kecil tersebut di sebut inti. Semua model atom sebelumnya sebagai ruang yang seragam dengan demikian di tolak.

Penemuan Elektron


Perkembangan pengetahuan hubungan materi dan kelistrikan memutuskan pandangan bahwa atom tak terbagi lagi. Faraday menemukan bahwa jumlah zat yang dihasilkan di elektroda-elektroda saat di elektrolisis sebanding dengan jumlah arus listrik. Pada tahun 1833 ia juga menemukan bahwa jumlah listrik yang diperlukan untuk menghasilkan 1 mol zat di elektroda adalah tetap (96,500 C). Hubungan ini dirangkum sebagai Hukum elektrilisis Faraday. Tidak hanya itu, ia juga menyimpulkan bahwa terdapat satuan dasar dalam elektrolisis yang ia beri nama elektron pada satuan hipotetik ini.Setelah penemuan elektrolisis oleh Faraday beberapa kimiawan dan fisikawan dari beberapa negara juga melakukan percobaan terampil, diantaranya : fisikawan jerman plucker (1859) ia menemukan sinar katoda. Dan pada tahun (1868) fisikawan asal Amerika Robert Andrew Milikan melakukan percobaan terampil yang di sebut dengan percobaan tetes minyak Milikan .


Stoikiometri


a.       Tahap Swal Stoikiometri

Stoikiometri reaksi kimia tak banyak menarik perhatian, karena dari percobaan yang dilakukan tidak menghasilkan hasil yang benar. Contohnya yaitu teori flogiston. Berdasarkan teori ini, mereka mendefinisikan pembakaran sebagai pelepasan flogiston dari zat terbakar. Namun, perubahan massa logam ketika dikalsinasi tidak cocok dengan teori ini. Pada tahun (1579-1644) Filsuf dari Fander s Jan Baptista Van Helmont melakukan percobaan “willow”. Ia menyimpulkan bahwa “akar semua materi adalah air”. Helmont mengenali pentingnya Stoikiometri, dan jelas mendahului zamanya. Di akhir abad 18, Jeremias Benjamin Richter menemukan konsep ekuivalen, yakni hubungan kuantitatif antara asam dan basa dalam reaksi netralisasi. Pengetahuan yang tepat tentang ekuivalen sangat pening untuk menghasilkan sabun dan serbuk mesiu yang baik.

 b.      Massa atom relatif dan massa atom

Atom sangat kecil sehingga tidak mungkin menentukan massa satu atom. Dalam tabel Dalton, massa unsur teringan, hidrogen ditetapkanyasatu sebagai standar (H=1). Massa atom adalah relatif, artinya suatu rasio tanpa dimensi.

Sumber:http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_dasar/lahirnya_teori_atom/stoikiometri/
http://industri12adepriyono.blogspot.com/

komponen - komponen Materi


Komponen-komponen materi ada 3, diantaranya sebagai berikut:

 1.  Atom
Merupakan satuan terkecil dari materi. Kumpulan atom disebut materi. Pengertian atom adalah komponen terkecil unsur yang tidak mengalami perubahan dalam reaksi kimia. Komponen atom ada 2 yaitu inti atom dan elektron. Dimana inti atom terdiri dari proton dan neutron. Inti memiliki muatan listrik positif yang jumlahnya tergantung pada jumlah proton yang dikandungnya. Berbeda dengan inti, elektron bermuatan negatif . Jadi, atom secara listrik bermuatan netral.
2.   Molekul
Adalah komponen independen netral terkecil dari materi. Molekul ada 2 yaitu molekul monoatomik dan poliatomik. Ikatan antar atom dalam molekul poliatomik disebut ikatan kovalen.
3.   Ion
      Adalah kelompok atom yang memilki muatan listrik. kation merupakan ion yang memilki muatan positif, sedangkan anion memilki muatan negatif. Tarikan listrik akan timbul antara kation dan anion. Natrium klorida, ion natrium dan ion klorida yang diikat dengan tarikan listrik. tarikan ini disebut ikatan ion.
http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia_dasar/lahirnya_teori_atom/komponen_komponen_materi/
http://industri12adepriyono.blogspot.com/